Great Couple

October 24, 2009

Declare_A_New_State-The_Submarines_480Sore itu gw buka salah satu situs social networking dan mendapatkan toko buku yang paling sangat gw suka yaitu AKSARA mengupdate status mereka. Gw baru ingat kalo gw udah lama banget ga dateng ke AKSARA.

Selain membaca buku koleksi AKSARA, gw juga suka sama lagu-lagu indie yang diputer di toko buku tsb. Lagu yang belum pernah didengar atau bahkan akan cuma didengar di toko buku ini. Jadi gw memutuskan untuk cari mp3 dari band indie semacam Belle and sebastian, Edson, Club 8, Cuts on fire, My bloody valentine, sigur ros atau produk lokal The Milo.

Great cover album artwork, itu yang pertama kali terlintas  di pikiran gw ketika liat desain album dari band The Submarine. Tanpa pikir panjang langsung aja gw download album mereka sambil berharap lagu didalam album ini sebagus cover albumnya.

Yeahh.. I’m right! dengan genre folky indie pop, pasangan suami istri John Dragonetti dan Blake Hazard mengemas musik mereka dengan ringan.

Declare The New State ini album pertama mereka dan di rilis pada tahun 2006 lalu. Ada 10 lagu yang mereka sajikan, petikan gitar akustik ala King of Convenience dipadu dengan suara harmonika, dentingan piano, suara-suara asing yang dihasilkan dari loop dan sesekali sayatan biola menjadikan lagu-lagu mereka pas untuk menemani saat membaca buku atau ketika hujan turun hehehe….

the-submarines_98751_fullLirik lagu pada album ini banyak bercerita tentang kehidupan John dan Blake. Kehidupan yang mereka lewati bersama. ketika gw mencari tau lebih jauh tentang band ini gw dapet artikel yang bilang kalau ada 2 lagu mereka yang jadi theme song iklan iphone 3G dan 3Gs.

Oh iya, pas gw tau personil band ini pasangan suami istri dan menghasilkan komposisi lagu yang mantap, gw jadi ingat kalau (menurut gw) pasangan art director dan copywriter yang ideal itu adalah cewe-cowo. hehehe…

Advertisements

print ad watchout.

July 28, 2009

konsep ini limpahan dari agency sebelumnya namun ada beberapa perubahan yg gw lakukan di visual dan pesan komunikasinya.  Pertengahan bulan Juli 2009 ini agency gw ikut pitching untuk campaign terbaru brand ini. Semoga menang hehehe…

template men's healthPrint

klik gambar untuk perbesar.

Client: Watchout Agency: Artic Advertising Art Director: Ferdinand G Manansang Copywriter: Lucy Account Executive: Bima Laga  Placement: Mens Health & Mens Fitness Magazine

print ad Akebonno

July 28, 2009

print ad untuk rice cooker Akebonno ini gw buat pertengahan tahun 2008 dan dimuat di majalah selera. silahkan dikomentari…

selera desember 2008_2_outlineAkebonno_Tabloid Koki_1

Klik gambar untuk perbesar.

Client: Akebonno – PT Multi Sarana Persada Agency: Artic Advertising Art Director: Ferdinand G Manansang Copywriter: Lucy Account Executive: Bima Laga

Mimpi seorang Soe Hoek Gie.

July 18, 2009

Saya mimpi tentang sebuah dunia,
Di mana ulama – buruh dan pemuda,
Bangkit dan berkata – Stop semua kemunafikan,
Stop semua pembunuhan atas nama apa pun.

Dan para politisi di PBB,
Sibuk mengatur pengangkutan gandum, susu dan beras,
Buat anak-anak yang lapar di tiga benua,
Dan lupa akan diplomasi.

Tak ada lagi rasa benci pada siapa pun,
Agama apa pun, ras apa pun, dan bangsa apa pun,
Dan melupakan perang dan kebencian,
Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.

Tuhan – Saya mimpi tentang dunia tadi,
Yang tak pernah akan datang.

Soe Hoek Gie – 29 Oktober 1968 (CSD, terbitan LP3ES)

Thinking Visually

June 24, 2009

Ketika sedang kuliah di paman google untuk mencari ilmu yang lebih, gw dapet video presentasi ini di blog DKV UNPAS.

Adalah David Armano yang melalui video presentasi ini mengatakan sebaiknya berpikir secara visual menjadi kemampuan dasar bagi seorang desainer komunikasi visual. Bagaimana konsep yang kita miliki dieksekusi menjadi visual yang ringkas, menarik dan komunikatif.

si Armano bilang:

Effective communication is everyone’s job—whether you are trying to sell in a concept or convince a client. Visual Thinking can help us take in complex information and synthesize it into something meaningful. In an increasingly fragmented and cluttered world, simple imagery, metaphors and mindmaps can get people to understand the abstract and make your ideas tangible. Find out why why thinking visually may be one of the most sought after abilities of the 21st century.

1950s – 1970s Advertising

June 23, 2009

Share iklan-iklan di tahun 1950 – 1970an, siapa tahu ada yang dibuat tidak nyaman dengan ide iklan di tahun tersebut hehehe….Enjoy!

517248803_a505da9ff3_o

517232932_e4e723eecf_o

515174306_c416076482_o

515174320_463a1d6144_o

515188714_893c648541_o

517227258_044f6acf50_o

527401173_44eaef06b2_o

515188758_1fc6126604_o

515229181_49282182f8_o

515174296_28ca4c3d90_o

505612321_f802351a3b_o

Der Untergang

June 21, 2009

der_untergang1

Gw selalu suka nonton film bertemakan perang, khususnya perang dunia ke 2. Bersifat heroik, tidak mudah putus asa, bagaimana para perwira menerapkan strategi berperangnya, mengambil keputusan-keputusan yang penting disaat genting itu adalah bagian yang paling gw suka. Sebagian besar keluarga gw pekerjaannya adalah mengabdi untuk negara ini, mungkin dari situlah gw punya rasa ingin tahu yang tinggi tentang perang. Gw ingin merasakan ikut berperang pada waktu perang dunia ke 2 heheheh…

Anyway, sesuai judul post ini ‘Der Untergang’ yang dalam bahasa inggris artinya down fall adalah sebuah film tentang kisah Mein Fuhrer Hitler  di hari-hari terakhirnya sebelum bunuh diri di bunker tempat persembunyiannya. Film yang kalau tidak salah keluar di tahun 2006 ini benar-benar menceritakan secara detail bagaimana sang Fuhrer menjalani kehidupan di bunker kesayangannya. Film ini Disutradarai oleh Oliver Hirschbiegel dan dibuat berdasarkan buku yang ditulis oleh Traudl Junge, sekretaris pribadi Hitler di masa-masa terakhirnya. Junge sendiri wanita berasal dari munich.

Melalui film ini gw melihat Hitler sebagai sosok laki-laki yang sangat manusiawi. menyayangi Blondi anjingnya, memperlakukan wanita dengan sangat baik, memarahi para jendralnya ketika mereka tidak mematuhi perintahnya, kesedihan, bahkan ketakutan untuk menerima kenyataan bahwa Berlin akan jatuh ke tangan tentara Rusia dengan hitungan jam saja. Sang Fuhrer bahkan memerintahkan kepada pengikut setianya untuk pergi menyelamatkan diri dan meninggalkan dia sendiri. Bagi dia lebih baik bunuh diri dari pada menyerah, tidak ada kata menyerah bagi Hitler. Sebuah harga diri yang sangat tinggi.

Aktor Bruno Ganz yang berperan sebagai Hitler di film ini, mampu memerankannya dengan sangat baik. Ia seperti menghidupkan kembali Hitler dengan aktingnya. Rambut tipis belah pinggir, kumis khasnya, tangan kiri yang tremor, sedikit bungkuk karena usia yang menua dan jalan yang lambat benar-Benar diperankan sangat baik oleh Bruno. Untuk tingkat kemiripan wajah mungkin bisa dibilang 85 persen. ( pemeran film seri Band of Brothers menurut gw mempunyai tingkat kemiripan 99 persen dengan yang asli, hebat deh Stephen Spielberg hehehe..)

Dari sisi properti seperti baju tentara Nazi yang konon memiliki kualitas terbaik di dunia sampai saat ini ( di desain oleh Hugo Boss loh..) punya detail yang bagus dalam film ini. Untuk senjata gw tidak melihat para jendral atau perwira lainnya memakai pistol Luger, padahal setau gw pistol Luger primary weapon untuk para perwira tersebut.

Secara keseluruhan film ini cukup memuaskan gw yang begitu penasaran tentang kehidupan sang Fuhrer. selama ini kebanyakan gw nonton film tentang perang dunia ke 2 dari sisi sekutu aja.

Gw benar-benar suka dengan baju tentara Nazi tapi tidak dengan propaganda mereka hehehe…

H1N1

May 17, 2009

317122327_1d6dd083f7Virus flu babi (H1N1) menjadi topik obrolan di dunia kesehatan pada awal tahun 2009 ini. Virus ini membuat ketakutan yang luar biasa bagi penduduk dunia setelah sebelumnya virus flu burung sudah mulai menebar ketakutan di tahun 2007.

Menurut berita yang gw baca di detik.com, sebenernya virus flu babi ini sudah mulai ada sejak Desember 2005, namun dari semua kasus itu hanya satu orang yang pernah melakukan kontak dengan babi. Saat itu belum ada bukti penularan orang ke orang dalam kasus tersebut.

Suatu malam gw sedang berfikir tentang virus flu babi ini. Virus ini seperti kelihatan alami dalam penyebarannya dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya. Dia menyebar sangat cepat dari satu daerah ke daerah lainnya, dari satu Pulau ke Pulau lainnya, bahkan dari satu Benua ke Benua lainnya. Semua kelihatan sempurna dalam penyebarannya karena pergerakan manusia juga sangat tinggi, sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa manusia adalah media yang sangat tepat dalam penyebaran virus ini. Tetapi pernahkah kita berfikir bagaimana kalau virus ini memang sengaja dibuat atau disebarkan dengan tujuan atau propaganda tertentu..??

Bagaimana jika virus ini dibuat dengan sengaja untuk mengurangi populasi Manusia di dunia ini yang semakin padat..?

Bagaimana jika virus ini memang sengaja dibuat untuk menjadi alat perang di masa depan dan Manusia yang terjangkit virus ini sekarang adalah sebagai boneka percobaan..? ( jadi inget jaman Hitler, tawanan di kamp konsentrasi menjadi ajang percobaan dokter-dokternya Hitler )

Atau virus-virus yang ada sekarang ini mungkin bisa menjadi Makhluk hidup baru yang akan menandingi Manusia..?

Ahhh… itu cuma pikiran liar gw aja, tapi yang jelas kejadian-kejadian yang terjadi di dunia pada Millenium ini semakin ngebuat gw yakin kalau akhir jaman sudah dekat hehehe…

Btw udah pada nonton film Quarantine blum..?